Lewati ke konten

Resep dan Paket

Tipe produk menentukan cara menghitung HPP dan harga. Pilih tipe pada formulir Tambah Produk atau Ubah Produk.

Tipe Digunakan untuk
Produk Jadi Produk yang dijual, misalnya nasi goreng, es teh, atau air mineral kemasan. Dapat memakai HPP manual atau resep.
Bahan Baku Bahan dan packaging untuk resep. Bisa juga dijual langsung; lihat Bahan Baku dan Packaging.
Paket Gabungan beberapa produk yang dijual sebagai satu, berharga tetap atau diskon dari harga normal.

Siapkan bahan baku, kemasan, dan satuannya sebelum membuat resep.

  1. Buka Produk → Tambah Produk dan isi informasi dasarnya.
  2. Pilih tipe Produk Jadi.
  3. Pada bagian Resep & HPP, klik Tambah Bahan, cari dan pilih bahan baku dari daftar, lalu isi jumlah yang dipakai. Gunakan satuan yang tertera pada bahan: jika satuannya gr, jumlah 100 berarti 100 gr. Bahan setengah jadi (bahan baku yang punya resep sendiri) juga bisa dipilih.
  4. Tambahkan kemasan bila biaya kemasan menjadi bagian dari produk.
  5. Isi Hasil 1 Resep sesuai jumlah yang dihasilkan, dalam satuan produk (porsi, pcs, atau kali layanan).
  6. Periksa HPP yang dihitung, tetapkan harga jual, dan klik Simpan Produk.

Contoh resep satu porsi: ayam 100 gr dengan biaya Rp55/gr dan box 1 pcs seharga Rp1.500. HPP-nya Rp7.000; biaya operasional dicatat terpisah di Pengeluaran.

Sebuah produk tidak boleh memuat dirinya sendiri, baik langsung maupun lewat produk lain. Aplikasi menolak resep atau isi paket seperti itu saat disimpan.

Jika seluruh resep menghasilkan 10 porsi, isi semua jumlah bahan untuk 10 porsi, lalu isi Hasil 1 Resep = 10. Aplikasi membagi total biaya resep dengan 10 untuk memperoleh HPP per porsi.

Misalnya biaya satu batch Rp70.000 menghasilkan 10 porsi: HPP per porsi Rp7.000. Jangan memasukkan jumlah bahan per porsi lalu membaginya lagi dengan 10.

  1. Siapkan produk-produk yang akan digabungkan.
  2. Tambah produk baru dan pilih Paket.
  3. Pilih Harga Paket: Harga Tetap atau Diskon dari Harga Normal.
  4. Klik Tambah Produk, lalu cari isi paket di dialog. Saring dengan Produk Jadi atau Bahan Baku bila perlu; setiap baris menampilkan tipe, kategori, stok, harga jual, dan HPP. Tentukan jumlah masing-masing.
  5. Packaging seperti box atau tisu juga dipilih dari dialog yang sama. Bahan baku yang tidak dijual di kasir hanya menambah HPP paket dan tidak ikut harga normal; produk jadi dan bahan yang dijual ikut keduanya.
  6. Periksa HPP gabungan dan harga paket, lalu simpan.

Paket berisi produk jadi atau bahan baku yang bisa dijual. Contoh: 1 nasi goreng + 1 es teh. Jika salah satu produk sudah menyertakan kemasan, tambahkan hanya kemasan ekstra agar biayanya tidak dihitung dua kali.

Isi harga jual paket sendiri. HPP paket dijumlahkan dari isinya.

Pilih Tipe Diskon berupa Persen (%) atau Nominal (Rp), lalu isi nilainya. Harga paket mengikuti total harga normal isinya dikurangi diskon. Paket diskon juga dapat berisi paket berharga tetap.

Contoh: harga normal isi Rp30.000 dan diskon 10% menghasilkan harga paket Rp27.000. Ini merupakan harga produk paket; diskon keranjang di kasir diatur terpisah.

Produk beresep menampilkan jumlah porsi tersedia berdasarkan stok bahan/isinya. Jika bahan pembatas habis, menambah angka stok pada produk tidak mengisi bahan tersebut. Perbarui stok melalui Pembelian atau pengelolaan bahan.

Periksa detail produk untuk melihat resep, isi paket, HPP, dan stok yang dihitung. Setelah harga bahan berubah, tinjau kembali harga jual dan margin.