Lewati ke konten

Pembelian Bahan dan Produk

Buka Transaksi → Pembelian untuk mencatat pembelian bahan baku, packaging, dan produk jadi dari vendor. Halaman ini memperbarui stok dan harga beli dari nota yang disimpan.

Item yang dapat dibeli adalah bahan baku dan produk jadi tanpa resep, misalnya air mineral kemasan untuk dijual lagi. Produk beresep dan paket tidak dibeli langsung; stoknya mengikuti bahan-bahannya.

Pastikan vendor serta bahan dan satuan sudah tersedia. Jika bahan belum ada, tambahkan melalui Produk → Tambah Produk dengan tipe Bahan Baku terlebih dahulu.

  1. Klik Buat Pembelian.
  2. Pilih Vendor. Jika belum ada, gunakan Tambah vendor dan lengkapi data vendor.
  3. Isi Tanggal sesuai nota.
  4. Klik Tambah Item dan pilih bahan baku atau produk jadi.
  5. Isi Jumlah dibeli dalam satuan bahan dan Total harga di nota untuk baris tersebut.
  6. Tambahkan item lain dengan cara yang sama.
  7. Pada Pembayaran, pilih Sudah dibayar beserta metode pembayarannya, atau Bayar nanti (tempo) beserta jatuh tempo jika ada.
  8. Isi Catatan dan Diskon nota jika diperlukan.
  9. Periksa subtotal, diskon, dan total, lalu klik Simpan Pembelian.

Vendor, tanggal, dan minimal satu item yang valid diperlukan. Jumlah dibeli harus lebih dari nol dan diskon tidak boleh melebihi subtotal. Jika tombol Simpan belum aktif, baca petunjuk isian yang masih kurang di dekat tombol.

Anda membeli 2 kg ayam dengan total harga Rp120.000, sedangkan satuan bahan di aplikasi adalah gr:

  • Jumlah dibeli: 2.000, bukan 2.
  • Total harga di nota: 120.000, bukan harga per gr.
  • Harga nota per satuan: Rp60/gr.

Jika stok sebelumnya 500 gr, stok menjadi 2.500 gr setelah pembelian tersimpan. Formulir membandingkan harga per satuan baru dengan harga sebelumnya agar kenaikan atau penurunan mudah diperiksa.

Jika outlet melacak stok, harga pokok baru adalah rata-rata tertimbang antara stok yang masih ada dan barang yang baru dibeli, sesuai SAK EMKM. Misalnya stok 500 gr berharga pokok Rp50/gr, lalu Anda membeli 2.000 gr seharga Rp60/gr:

(500 × 50 + 2.000 × 60) ÷ 2.500 = Rp58/gr

Jika stok kosong atau minus, harga pokok baru sama dengan harga nota. Jika pelacakan stok dimatikan di pengaturan outlet, stok tidak berkurang saat penjualan, sehingga harga nota terbaru langsung menjadi harga pokok.

Perubahan harga bahan dapat memengaruhi HPP resep dan paket. Setelah menyimpan nota, periksa menu bertanda Perlu tinjau harga di Kalkulator HPP.

Pembelian Bayar nanti (tempo) tampil dengan tanda Belum Lunas, dan totalnya tercatat sebagai utang usaha. Jumlah utang usaha seluruh pembelian tempo tampil di bawah daftar. Stok dan harga beli tetap diperbarui saat nota disimpan.

Saat Anda membayar vendor:

  1. Klik ikon centang (Tandai Lunas) pada pembelian, atau buka detailnya lalu klik Tandai Lunas.
  2. Pilih metode pembayaran dan Tanggal Bayar.
  3. Konfirmasikan.

Di laporan Laba Rugi, utang usaha dihitung per akhir periode: pembelian yang dibayar setelah periode berakhir tetap terhitung sebagai utang pada periode itu.

Daftar dibuka dengan periode Bulan ini; pilih periode lain di rentang tanggal untuk melihat nota bulan sebelumnya, misalnya pembelian tempo yang belum dibayar. Gunakan juga pencarian, filter vendor, dan filter status untuk menemukan nota. Klik nomor/baris pembelian untuk melihat vendor, tanggal, status pembayaran, pembuat, item, subtotal, diskon, dan grand total.

Jika nota salah dan perlu dihapus, klik ikon Hapus, baca konfirmasi, dan konfirmasikan. Penghapusan mengurangi kembali stok yang masuk dari pembelian tersebut. Harga beli tidak dikembalikan ke harga sebelumnya. Periksa stok serta harga bahan setelah penghapusan, lalu catat nota yang benar bila diperlukan.

Gunakan Pembelian untuk nota bahan, packaging, atau produk jadi yang perlu masuk persediaan. Gunakan Pengeluaran untuk biaya seperti listrik, sewa, atau transportasi. Nota Pembelian masuk persediaan dan tidak langsung menjadi beban; biayanya masuk laba rugi lewat HPP saat barang terjual.